Monthly Archives: September 2016

Perpustakaan STAIN Curup

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

Kunjungan Perpustakaan IAIN Bengkulu

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

Kunjungan Perpustakaan IAIN Bengkulu

12814510_1148394831845440_3014237463081922196_n

Perpustakaan STAIN Curup

12795517_1148394681845455_2999083515284728307_n

Perpustakaan STAIN Curup

GALERI

PPL MAHASISWA UIN RADEN FATTAH PALEMBANG

PPL MAHASISWA UIN RADEN FATTAH PALEMBANG

Kunjungan Prof. Mohammed Mesitri dari Tunisia di ruang koleksi Kunjungan Prof. Mohammed Mesitri dari Tunisia ke Perpustakaan STAIN Curup

 

12771761_852963428146375_6502947159863840072_o

Sosilisasi penggunaan sistem layanan perpustakaan STAIN Curup

12771476_852963351479716_4160496847600009633_o

Sosilisasi penggunaan sistem layanan perpustakaan STAIN Curup

12360072_1100456829972574_8478061480987014855_n

Sosilisasi penggunaan sistem layanan perpustakaan STAIN Curup

12347901_1100456986639225_9057545071984400482_n

Sosilisasi penggunaan sistem layanan perpustakaan STAIN Curup

Sosilisasi penggunaan sistem layanan perpustakaan STAIN Curup

Sosilisasi penggunaan sistem layanan perpustakaan STAIN Curup

IMG_1606

MAHASISWA PPL UIN RADEN FATAH PALEMBANG

PPL UIN RADEN FATTAH PALEMBANG

MAHASISWA PPL UIN RADEN FATAH PALEMBANG

IMG_1617

MAHASISWA PPL UIN RADEN FATAH PALEMBANG

SOP

STANDARD OPERATING PROCEDURE (SOP)
LAYANAN PERPUSTAKAAN
STAIN CURUP

1. TUJUAN

SOP ini bertujuan untuk :

  • Memberikan penjelasan tentang berbagai macam pelayanan umum di perpustakaan STAIN Curup  memberikan penjelasan tentang tata-cara pelayanan yang antara lain meliputi: peminjaman koleksi, pengembalian koleksi, pembuatan kartu anggota perpustakaan, penelusuran literatur dan lain sebagainya
  • Memberikan pedoman bagi setiap pengguna (user) perpustakaan STAIN Curup: Mahasiswa (tingkat sarjana maupun paska sarjana), dosen, asisten dosen, peneliti, karyawan, dan setiap pengunjung yang berkepentingan dengan pemanfaatan sumber informasi di perpustakaan STAIN Curup.
  • Memberikan pedoman teknis operating perpustakaan STAIN Curup dalam menyelenggaraan pelayanan prima kepada setiap pengguna perpustakaan yang berdasarkan kepada kebutuhan dan kepentingan pemakai serta fungsi layanan terkait.

2. RUANG LINGKUP

SOP ini meliputi konsep berikut:

  • Menjadi Anggota Perpustakaan,
  • Peminjaman biasa (sirkulasi),
  • Pengembalian dan perpanjangan pinjaman,
  • Peminjaman Munaqasyah,
  • Pinjaman Hilang
  • Bebas pustaka/cuti dan penyerahan skripsi,
  • Kartu baca / Kartu tamu,
  • Penelusuran literatur

3. DEFINISI

  • Kartu anggota adalah kartu sah bagi pemilik yang bersangkutan untuk dapat digunakan sebagai alat utama dalam peminjaman dan pengembalian koleksi perpustakaan. Untuk mendapatkan kartu anggota perpustakaan, calon anggota harus melakukan hal-hal sebagai berikut: a) membuat Kartu Identitas Mahasiswa (KIM) di Bank yang telah ditunjuk oleh pihak STAIN, b) meregestrasi KIM tersebut ke bagian administrasi keanggotaan Perpustakaan.
  • Peminjaman Biasa (sirkulasi) adalah: peminjaman koleksi umum perpustakaan STAIN Curup oleh pemakai (mahasiswa) dalam jumlah dan kurun waktu tertentu. Sesuai kebijakan, peminjaman. ini dibatasi dalam jumlah maksimum dua (2) eksemplar selama empat (4) hari, dan dapat diperpanjang selama empat (4) hari berikutnya.
  • Pengembalian dan perpanjangan pinjaman adalah proses pelayanan pengembalian koleksi pinjaman ke bagian sirkulasi perpustakaan dengan menyerahkan KIM beserta buku yang akan dikembalikan. Petugas memeriksa keutuhan koleksi dan tanggal kembali peminjaman, serta melakukan proses penghapusan account peminjaman pengguna yang bersangkutan. Apabila terjadi keterlambatan pengembalian dan/atau kerusakan koleksi akan dikenakan sanksi/denda sesuai ketentuan dan kebijakan yang berlaku. Selanjutnya jika untuk perpanjangan prosesnya petugas memeriksa keutuhan koleksi dan tanggal kembali peminjaman, selanjutnya melakukan proses perpanjangan account peminjaman. Kemudian menstempel tanggal perpanjangan koleksi yang diperpanjang.
  • Peminjaman Munaqasah adalah: proses pelayanan peminjaman koleksi perpustakaan bagi mahasiswa yang hendak mengikuti ujian munaqasah. Perpustakaan memberikan kesempatan untuk meminjamkan sepuluh (10) eksempalar koleksi secara khusus untuk keperluan mendukung penguasaan pengetahuan terkait bagi mahasiswa yang sedang menghadapi ujian munagasah.
  • Bebas Pustaka dan Penyerahan Skripsi/Tesis/Disertasi adalah ketentuan yang harus dipenuhi apabila mahasiswa hendak menyelesaikan studi. Prosesnya adalah sebagai berikut: a) Tidak mempunyai pinjaman koleksi; b) Menyerahkan kembali KIM; c) Menyerahkan 1 (satu) eksemplar skripsi, tesis, atau disertasi beserta soft kopi (disket/Cl7 file terkait); d). Mahasiswa yang telah bebas pustaka sementara karena cuti, apabila ingin melakukan peminjaman kembali harus mengaktifkan kembali keanggotaanya; e). Mahasiswa  yang wisuda/mengambil ijazah, harus memiliki surat keterangan bebas pustaka.
  • Kartu Baca / Kartu Tamu adalah kartu yang dimanfaatkan untuk fasilitas perpustakaan oleh pengguna karena pengguna tidak memiliki kartu anggota perpustakaan atau yang lupa membawa, alumni, atau. pengguna dari luar civitas akademik STAIN Curup dengan syarat tertentu
  • Penelusuran literatur.
  • Proses penelusuran informasi lewat OPAC atau INDEK yang sesuai dengan subjek yang dikehendaki, dengan menggunakan pendekatan tertentu. Untuk menemukan dokumen terkait dilakukan dengan cara mencatat number sesuai dengan letak/organisasi koleksi di dalam perpustakaan STAIN Curup. Petugas referen bertugas dalam membimbing dan membantu dalam penelusuran literatur di perpustakaan STAIN Curup.

4. PENGGUNA SOP

  • Pengguna SOP adalah
  1. Staf Perpustakaan
  2. Mahasiswa STAIN Curup
  3. Dosen STAIN Curup
  4. Pegawai / Karyawan STAIN Curup.
  5. Umum (mahasiswa atau masyarakat lain yang membutuhkan)

5. PROSEDUR PELAYANAN

  1. Menjadi anggota Perpustakaan.

Bagi pengguna perpustakaan STAIN Curup yang ingin meminjam koleksi harus memiliki Kartu Identitas Mahasiswa (KIM). KIM merupakan kartu terpadu yang bisa digunakan untuk semua layanan di STAIN Curup. Adapun langkah-langkah yang harus dilakukan untuk memperoleh KIM tersebut adalah sebagai berikut:

  1. Calon anggota perpustakaan STAIN membuat Kartu Identitas Mahasiswa (KIM)  di Bank yang telah ditunjuk oleh pihak STAIN Curup;
  2. Setelah Kartu Identitas Mahasiswa (KIM) dicetak oleh pihak Bank;
  3. Calon anggota mendaftarkan KIM ke bagian teknis Perpustakaan;
  4. Bagian teknis meregistrasi data calon anggota tersebut;
  5. Petugas memasukkan data dan foto calon anggota di database Perpustakaan.
  6. Petugas memberitahukan bahwa KIM sudah bisa digunakan untuk layanan Perpustakaan;

 

2. Peminjaman biasa (sirkulasi).

Peminjaman biasa (sirkulasi) diberlakukan pada koleksi umum perpustakaan. Peminjaman koleksi umum sebanyak dua (2) eksemplar berlangsung selama empat (4) hari, dengan kesempatan perpanjangan satu kali selama empat (4) hari berikutnya. Adapun langkah-langkah yang harus dilakukan bagi pengguna yang akan meminjam koleksi perpustakaan adalah sebagai berikut:

Peminjam mencari koleksi dengan menggunakan layanan Online Public Access Catalog (OPAC) yang telah disediakan dan mengambil koleksi yang diinginkan dari rak dan menyerahkannya kepada petugas sirkulasi.

  1. Peminjam menyerahkan KIM [milik sendiri].
  2. Petugas memeriksa keutuhan fisik koleksi, kemudian membuka database sirkulasi (peminjaman).
  3. Petugas menemukan (menscan) nomor anggota pengguna yang akan meminjam buku dan memeriksa status pengguna (aktif/tidak aktif)
  4. Petugas memasukan data bibliography buku dengan menscan barkode koleksi yang akan dipinjam.
  5. Petugas membubuhkan tanggal kembali (date due slip) di bagian belakang buku yang akan dipinjam.
  6. Petugas menetralkan Pengaman/strip magnetik koleksi
  7. Petugas memberikan kembali KIM beserta koleksi yang akan dipinjam kepada mahasiswa ybs.
  8. Pengguna menerima KIM dan sejumlah koleksi yang dipinjam.

3. Pengembalian dan Perpanjangan Peminjaman.

  1. Peminjam membawa kembali buku pinjaman ke counter pengembalian dengan menyerahkan KIM [milik sendiri] untuk di proses.
  2. Apabila pinjaman tersebut akan diperpanjang maka peminjam mengatakan pada petugas pada saat mengembalikan buku tersebut agar diproses perpanjangan.
  3. Apabila terjadi keterlambatan waktu pengembalian, peminjam harus membayar denda di bagian adm. sirkulasi sesuai ketentuan yang berlaku.
  4. Apabila terjadi kerusakan koleksi, peminjam harus membayar biaya perbaikan di bagian administrasi sirkulasi sesuai kebijakan yang berlaku.
  5. Petugas menghapus data buku dipinjam dari database peminjaman dengan cara menscan barkode dokumen ybs.
  6. Petugas mengaktifkan kembali stipmagnetik/pengaman koleksi.
  7. Petugas memberikan kembali KIM kepada mahasiswa yang telah mengembalikan koleksi.

4. Peminjaman Munaqasyah

  1.  Carilah koleksi buku yang akan dipinjam melalui Online Public Access Catalog (OPAC) yang tersedia yang sesuai dengan daftar pustaka yang dibutuhkan dan catatlah nomor klasnya kemudian telusuri di rak untuk mencarinya, kumpulkan koleksi buku yang akan dipinjam tersebut pada tempat yang telah ditentukan;
  2. Maksimal peminjaman untuk keperluan munaqasah dibatasi sepuluh (10) eksemplar buku bila lebih dari itu maka selebihnya memakai surat keterangan yang dikeluarkan oleh perpustakaan;
  3. Untuk memperoleh surat keterangan tersebut sebelumnya mintalah paraf petugas pada daftar pustaka yang sesuai dengan keberadaan buku tersebut oleh petugas sirkulasi;
  4. Bawalah daftar pustaka yang telah diparaf tadi kebagian Administrasi sirkulasi perpustakaan untuk diproses;
  5. Pengambilan pinjaman untuk keperluan munaqasah dapat dilakukan satu hari sebelum munaqasah dengan syarat menyerahkan foto copi undangan munaqasah disertai KIM perpustakaan yang masih berlaku;
  6. Apabila jadwal munaqasah diundur, maka laporkan hal tersebut pada petugas administrasi sirkulasi dan disertai dengan foto copy undangan pengunduran jadwal munaqasah tersebut;
  7. Pengembalian pinjaman munaqasah dapat dilakukan setelah dilaksanakan munaqasah.

 5. Pinjaman Hilang

Apabila koleksi (buku) yang dipinjam hilang, maka langkah-langkah yang dapat dilakukan adalah sebagai berikut:

  1. Lapor ke konter pengembalian (sirkulasi);
  2. Mengganti buku yang hilang tersebut sesuai judul dan pengarang yang sama, bila buku tersebut sudah tidak terbit lagi maka penggantinya dapat berupa buku yang subjeknya sama, dengan kualitas yang sebanding. Bila buku yang dimaksud tidak diperoleh, yang bersangkutan dapat menggantinya dengan sejumlah uang yang nilainya sebanding dengan buku yang hilang tersebut;
  3. Waktu untuk mencari buku pengganti hilang tersebut adalah satu minggu sejak lapor ke bagian administrasi sirkulasi.

6. Bebas pustaka /cuti dan penyerahan skripsi

Langkah-langkah yang harus dilakukan apabila anda telah selesai studi dan ingin bebas pustaka adalah sebagai berikut:

  1. Pelayanan bebas pustaka pada jam hari kerja;
  2. Tidak mempunyai pinjaman koleksi, tunggakan denda atau hal lain yang menghalangi hak pengguna perpustakaan.
  3. Menyerahkan Kartu Identitas Mahasiswa (KIM) untuk proses deaktivasi keanggotaan.
  4. Menyerahkan satu (1) eksemplar (skripsi, tesis, atau disertasi) disertai dengan disket/CD file terkait.
  5. Perpustakaan menerbitkan surat keterangan bebas pustaka.
  6. Mahasiswa yang bebas pustaka sementara/cuti, apabila menginginkan peminjaman kembali harus mengaktifkan kembali keanggotanya.
  7. Mahasiswa yang akan wisuda/mengambil ijazah harus memiliki surat keterangan bebas pustaka.

7. Kartu Baca / Kartu Tamu

Untuk memanfaatkan fasilitas perpustakaan pengunjung diwajibkan memiliki Kartu sebagai anggota perpustakaan yang masih berlaku, dalam hal ini Kartu Identitas Mahasiswa (KIM), dan bagi pengguna yang tidak memiliki kartu anggota perpustakaan baik yang lupa membawa, alumni, ataupun pengguna dari luar civitas akademika, dipersilakan menggunakan fasilitas kartu baca / kartu tamu yang telah disediakan pada bagian informasi.

 

RENSTRA

RENCANA STRATEGIS PERPUSTAKAAN STAIN CURUP 

TAHUN 2016-2019

 A.       PENDAHULUAN

 Rencana Strategis (Renstra) secara umum dapat difahami sebagai panduan, mengenai apa yang menjadi cita-cita bersama, bagaimana mencapai cita-cita tersebut, serta apa yang dipakai sebagai tolok ukur keberhasilan dari upaya merealisasikan hal tersebut. Tentu, dalam memilih strategi dan menentukan indikator keberhasilan, Perpustakaan STAIN Curup perlu mempertimbangkan dengan cermat nilai dasar, kondisi internal dan eksternal, dan sebagainya.

Rencana Strategis (Renstra ) Perpustakaan STAIN Curup  Tahun 2016-2019 diberi tema “Knowledge and Information Centre”. Renstra ini disusun dalam rangka akselerasi transformasi Perpustakaan STAIN Curup dari good menjadi great management pada tahun 2019.

Dalam tiga tahun ke depan, Perpustakaan STAIN Curup diharapkan mampu menempatkan dirinya sebagai bagian dari kelompok “Perpustakaan Standar dan Berlaku Global”. Perpustakaan STAIN Curup, sebagai flag library of the Islamic Institution, di masa datang diharapkan menjadi tolok ukur (hub) pengembangan tradisi perpustakaan di tingkat nasional, regional maupun internasional. Selain itu, Perpustakaan STAIN Curup dapat pula berperan sebagai trend-setter yang sangat berarti dalam pengembangan ilmu pengetahuan melalui penyelenggaraan Tri dharma Perguruan Tinggi. Lebih dari itu, perpustakaan ini dapat pula menjadi penggerak (energizer) efektif bagi upaya membangun peradaban bangsa.

 B.       LANDASAN PEMIKIRAN

Sejalan dengan 3 pilar Kebijakan Umum Arah Pengembangan Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Curup 2016-2020, yaitu 1) Pemerataan dan perluasan aset; 2) peningkatan mutu, daya saing dan relevansi; dan 3) Penguatan tata kelola, akuntabilitas dan pencitraan publik, maka upaya akselerasi transformasi Perpustakaan STAIN Curup akan difokuskan pada:

  1. Terwujudnya integrasi Perpustakaan STAIN Curup dari multi-layanan menjadi satu kesatuan Perpustakaan STAIN Curup;
  2. Terselenggaranya layanan berbasis internet dengan pengembangan dan pengelolaan pengetahuan (knowledge creation and knowledge management) melalui penerapan prinsip-prinsip organisasi pusat pembelajaran (learning central organization),
  3. Terwujudnya Perpustakaan STAIN Curup sebagai enterprising library dengan perolehan nilai tambah dari hasil kegiatan pelayanan sumber daya informasi, dan peningkatan mutu layanan.
  4. Terwujudnya standar kerja yang efektif dan efisien menuju pencapaian visi perpustakaan sebagai lembaga yang prospektif dan produktif.

Rencana Strategis Perpustakaan STAIN Curup periode 2016-2019 didasarkan atas Kebijakan Umum Arah Pengembangan Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Curup 2016-2020, serta visi Perpustakaan STAIN Curup untuk menjadi Perpustakaan sebagai pusat pengetahuan dan informasi (Knowledge and Information Centre). Visi tersebut telah dicanangkan Perpustakaan STAIN Curup di tengah-tengah landscape perubahan kebutuhan sumber daya informasi di Indonesia. Demokratisasi dan pergeseran peran perpustakaan menuntut daya kreativitas dunia perpustakaan untuk mampu meningkatkan otonomi perpustakaan dan otonomi pengelolaan organisasinya.

C. FALSAFAH DAN PRINSIP DASAR

Renstra tidak akan dapat dilakukan tanpa pemahaman yang baik mengenai falsafah dan prinsip dasar yang dianut oleh sivitas akademika STAIN Curup. Falsafah dan prinsip dasar yang memuat landasan dasar pijakan untuk berpikir, bersikap dan aktivitas strategi yang akan dilakukan. Selain itu juga, falsafah dan prinsip dasar ini memuat petunjuk dasar untuk mengembangkan interaksi baik yang bersifat internal (di dalam lingkungan Perpustakaan) atau dengan pihak-pihak luar yang terkait dengan perpustakaan. Perpustakaan akan dikembangkan dengan mengikuti nilai, falsafah dan prinsip-prinsip dasar sebagai berikut:

  • Integritas dan etika pelayanan sebagai pemersatu dan penentu arah pengembangan STAIN Curup;
  • Keterbukaan intelektual, objektivitas dan kebebasan berfikir;
  • Kejujuran dan toleransi;
  • Keunggulan dalam pengembangan layanan perpustakaan;
  • Kreativitas dan inovasi sistem layanan yang dipergunakan untuk kemanfaatan masyarakat, bangsa dan kemanusiaan;
  • Kemauan bekerjasama dan kolegialitas di antara komunitas perpustakaan;
  • Kemauan belajar dan berani melakukan perbaikan terhadap kekeliruan yang dilakukan;
  • Efisiensi dan efektivitas dalam manajemen;
  • Perencanaan kebijakan strategis yang inklusif dan terbuka;
  • Akuntabilitas dan transparansi;
  • Ketaatan pada aturan, prosedur dan waktu dalam penerapan/mengimplementasikan kebijakan;

D. PERMASALAHAN POKOK

1. Sumber Daya Manusia

Persoalan klasik yang senantiasa membayangi keberhasilan peningkatan keunggulan kompetitif setiap organisasi adalah daya dukung sumber daya manusia. Lebih jelasnya dapat dikatakan bahwa sekat antara petugas menjadi kendala untuk menyusun rencana pengembangan sumber daya manusia perpustakaan. Berdasarkan keadaan saat ini yang bekaitan dengan SDM dapat digambarkan sebagai berikut :

  • Kelemahan :

- Kurangnya kualitas dan kuantitas SDM tingkat ahli dan terampil berkaitan dengan tugas dalam kegiatan kepustakawanan;
- Kemampuan dengan pola kerja yang tak terukur;

  • Kekuatan :

- Memiliki semangat kerja yang baik;
- Memiliki kerja sama yang baik;

  • Peluang :

- Tersedia beberapa kesempatan pelatihan dan pendidikan kepustakawanan;

  • Ancaman :

- Persaingan peran dalam mewujudkan keunggulan perpustakaan;

  • Analisa
  1. Dengan peluang yang tersedia akan mampu mengatasi kelemahan yang dimiliki;
  2. Acaman yang mungkin terjadi akan dapat diminimalisir dengan menambahkan kemampuan profesionalitas kepada kekuatan yang     ada;

2. Manajemen Perpustakaan

Manajemen perpustakaan ini membutuhkan daya dukung berupa restrukturisasi organisasi perpustakaan dan kesiapan penataan sumber daya manusia (SDM).

Struktur organisasi perpustakaan diarahkan untuk menyesuaikan dengan perkembangan layanan perpustakaan. Dengan restrukturisasi ini diharapkan langkah integrasi semakin mantap. Langkah integrasi harus sejalan dengan kepastian bahwa setiap bagian siap dengan berbagai prosedur kerja yang standar sehingga pelayanan di perpustakaan dapat berjalan secara optimal. Langkah untuk memantapkan manajemen perpustakaan dibutuhkan sarana evaluasi yang mapan. Salah satu bentuk sarana yang akan diwujudkan adalah prosedur operasianal standar. Keadaan saat ini yang bekaitan dengan Manajemen perpustakaan dapat digambarkan sebagai berikut:

  • Kelemahan:

- Struktur organisasi dan fungsinya berjalan yang kurang efektif;
- Fungsi manajerial perpustakaan kurang berjalan;
- Belum ada standar operasional kerja yang terukur;

  • Kekuatan:

- Memiliki otonomi pengawasan dan restrukturisasi organisasi dari pusat;

  •  Peluang:

- Terdapat contoh-contoh organisasi perpustakaan lain yang baik yang terbuka untuk kegiatan benchmarking;

  • Ancaman:

- Kepercayaan pihak pendukung kegiataan perpustakaan akan berkurang;

  • Analisa:
  1. Dengan peluang yang tersedia akan mampu mengatasi kelemahan yang dimiliki;
  2. Acaman yang mungkin terjadi akan dapat diminimalisir dengan memanfaatkan kekuatan yang dimiliki, mewujudkan restrukturisasi perpustakaan dan membuatan standar operasional kegiatan yang disosialisasikan;

3. Manajemen dan Organisasi Sumber Daya Informasi

Langkah untuk meningkatkan prinsip layanan informasi yaitu temu kembali informasi secara cepat dan tepat serta untuk menyediakan sumber daya informasi yang bernilai riset/ilmiah, maka dikembangkan berbagai bentuk layanan. Keadaan saat ini yang bekaitan dengan Manajemen dan organisasi sumber daya informasi dapat digambarkan sebagai berikut:

  • Kelemahan:
    • Tidak adanya kebijakan pengembangan koleksi tertulis;
    • Proses pengadaan yang kurang efektif dan efisien;
    • Belum ada tim khusus memersiapkan dan mengukur kebutuhan pemustaka terhadap sumber daya informasi
  • Kekuatan:
    • Memiliki anggaran khusus untuk pengembangan sumber daya informasi tiap tahun;
    • Mengolahan sumber daya informasi telah dilakukan dengan sistem otomasi dengan membangun data base standar.
  • Peluang:
    • Pihak perpustakaan mampu menyusun kebijakan pengembangan koleksi tertulis;
    • Terdapat organisasi perpustakaan lain yang dapat diajak bekerja sama;
    • Proses pengadaan diserahkan kepada pihak perpustakaan;
  • Ancaman:
    • Pencapaian pemenuhan kebutuhan pemustaka akan sumber daya informasi yang tidak mencukupi
  • Analisa:
  1. Dengan peluang yang tersedia akan mampu mengatasi kelemahan yang dimiliki;
  2. Acaman yang mungkin terjadi akan dapat diminimalisir dengan memanfaatkan kekuatan yang dimiliki, membuat kebijakan pengembangan koleksi tertulis, kepercayaan pusat kepada tim perpustakaan dalam hal pengadaan, dan adanya jalinan kerjasama dengan perpustakaan lain;

4. Gedung dan Sarana Perpustakaan

Letak dan ruang serta sarana yang memadai untuk berbagai layanan yang dikembangkan oleh perpustakaan harus disediakan dengan melihat skala prioritas. Keadaan saat ini yang bekaitan dengan gedung dan sarana perpustakaan dapat digambarkan sebagai berikut:

  • Kelemahan:
    • Gedung yang masih kecil dengan ruang koleksi dan baca serta beberapa layanan yang tidak memadai maupun belum ada;
    • Rak koleksi, meja dan kursi baca yang kurang;
    • Koleksi yang ada tidak dapat ditempatkan di rak pelayanan;
  • Kekuatan:
    • Memiliki anggaran khusus untuk pengembangan gedung dan sarana perpustakaan;
  • Peluang:
    • Pihak pusat memberikan anggaran yang memadai untuk kebutuhan pengembangan gedung dan sarana perpustakaan;
  • Ancaman:
    • Pencapaian temu kembali sumber daya informasi bagi pemustaka tidak dapat dipenuhi dengan baik;
  • Analisa:
  1. Dengan peluang yang tersedia akan mampu mengatasi kelemahan yang dimiliki;
  2. Acaman yang mungkin terjadi akan dapat diminimalisir dengan dengan memanfaatkan kekuatan yang dimiliki serta memberikan anggaran yang memadai untuk kebutuhan pengembangan gedung dan sarana perpustakaan;

5. Penganggaran dan Keuangan

Sistem Penganggaran yang mencerminkan kekuatan pencapaian visi dan misi perpustakaan dikembangkan secara siknifikan dengan mengukur kebutuhan  pengembangan. Selain perpustakaan masih tergantung dengan kebijakan lembaga induk mengenai besaran anggaran yang diberikan, perpustakaan secara mandiri mengembangkan bentuk kegiatan mendukung penguatan sumber dana mandiri. Keadaan saat ini yang bekaitan dengan penganggaran dan keuangan dapat digambarkan sebagai berikut:

  • Kelemahan:
    • Anggaran yang masih tergolong kecil untuk pengembangan dan pemeliharaan perpustakaan;
    • Belum ada ukuran baku untuk menilai kebutuhan pengembangan dan pemeliharaan perpustakaan;
  • Kekuatan:
    • Memiliki kesempatan untuk mencari sumber pengganggaran dan keuangan swadaya tambahan dengan cara yang sesuai dan wajar;
    • Membentuk tim khusus untuk audit kebutuhan dan mengidentifikasi kemungkinan mendatangkan sumber dana dan keuangan bagi perpustakaan.
  • Peluang:
    • Pihak pusat memberikan anggaran yang memadai untuk kebutuhan pengembangan dan pemeliharaan perpustakaan;
    • Pihak lain yang mungkin dapat bekerja sama dengan pihak perpustakaan dengan cara yang wajar dan sesuai untuk memperoleh sumber dana dan keuangan dengan tujuan dipergunakan untuk mebutuhan pengembangan dan pemeliharaan perpustakaan;
  • Ancaman:
    • Pencapaian pengembangan dan pemeliharaan perpustakaan dan sumber daya informasi bagi pemustaka tidak dapat dilakukan dengan baik;
  • Analisa:
  1. Dengan peluang yang tersedia akan mampu mengatasi kelemahan yang dimiliki;
  2. Acaman yang mungkin terjadi akan dapat diminimalisir dengan memanfaatkan kekuatan yang dimiliki, memberikan anggaran yang memadai untuk kebutuhan pengembangan dan pemeliharaan perpustakaan, serta jalinan kerja sama yang menguntungkan dalam hal memperoleh sumber dana dan keuangan;

7. Promosi

Peningkatan keberadaan dan peran perpustakaan tak terlepas dari  bagaimana pihak-pihak luar termasuk pemustaka mengetahui, mengenal dan membutuhkan produk-produk yang diciptakan dan disediakan oleh perpustakaan. Semakin banyak pihak yang mengenal maka semakin meningkat daya kreatifitas dan nilai perpustakaan. Kegiatan yang menunjang dalam hal ini adalah promosi. Promosi dapat dilakukan dengan beberapa cara antara lain dengan mengadakan perlombaan, menyediakan lembaran bentuk dan prosedur layanan, mengadakan pameran, dan lain-lain. Keadaan saat ini yang bekaitan dengan promosi dapat digambarkan sebagai berikut:

  • Kelemahan:
    • Kurangnya kreatifitas pustakawan untuk mempromosikan diri;
    • Belum ada produk khusus perpustakaan yang dapat dipamerkan;
  • Kekuatan:
    • Memiliki kesempatan untuk berkreasi;
    • Membentuk tim khusus untuk audit kebutuhan dan mengidentifikasi kemungkinan menciptakan produk yang unggulan menarik;
  • Peluang:
    • Pihak pusat memberikan anggaran yang memadai untuk kebutuhan promosi dan penciptaan produk;
    • Pihak lain yang mungkin dapat bekerja sama dengan pihak perpustakaan dengan cara yang wajar dan sesuai untuk menghasilkan produk yang menarik;
  • Ancaman:
    • Pencapaian promosi dan keterpakaian produk tidak dapat diwujudkan dengan baik;
  • Analisa:
  1. Dengan peluang yang tersedia akan mampu mengatasi kelemahan yang dimiliki;
  2. Acaman yang mungkin terjadi akan dapat diminimalisir dengan berkreasi, serta dengan audit kebutuhan dan mengidentifikasi kemungkinan menciptakan produk yang menarik;

8. PENCAPAIAN DAN INDIKATOR

Strategi pencapaian untuk 3 (tiga) tahun kedepan (2013-2016) dilakukan berdasarkan 3 (tiga) tahapan.

TAHAPAN PERTAMA (TAHUN 2016/2017)

Tahapan ini dapat dikatakan sebagai tahapan pengkondisian dan integrasi pada perguruan tinggi.  Hal ini penting dilakukan mengingat setiap perubahan perlu dilakukan langkah-langkah persiapan agar rancangan dan implementasinya sesuai dengan yang diharapkan.

Selain itu pada tahap ini juga menekankan pada aspek layanan (pengorganisasian dan pendayagunaan koleksi bahan pustaka/sumber informasi), penataan organisasi dan pengembangan pendanaan perpustakaan serta membangun pengembangan SDM yang berkelanjutan

Adapun indikator keberhasilan rencana pada tahun ini adalah :

  1. Terbentuknya rancangan renstra 3 tahun ke depan.
  2. Renstra 3 tahun ke depan yang sudah disetujui oleh lembaga pusat.
  3. Terlaksananya kegiatan-kegiatan sosialisasi Renstra dan pembagian tugas dalam organisasi perpustakaan melalui beberapa pertemuan internal.
  4. Susunan standar kerja tiap kegiatan yang tersusun dalam sebuah pedoman pelaksanaan pelayanan perpustakaan.
  5. Perencanaan pengembangan SDM secara berlanjut baik melalui pelatihan internal maupun pengiriman SDM untuk mengikuti pelatihan dan/atau pendidikan di bidang perpusdokinfo.
  6. Perencanaan pembenahan sistem layanan dan sistem organisasi dan manajemen sumber daya informasi dan perpustakaan sesuai dengan profesionalitas kepustakawanan.
  7. Laporan hasil penilaian sistem layanan.
  8. Perencanaan sistem struktur organisasi yang baru.
  9. Laporan hasil penilaian sistem struktur organisasi yang baru.
  10. Perencanaan sistem pengelolaan dana yang baru.
  11. Laporan evaluasi sistem pengelolaan dana yang baru.

TAHAPAN KEDUA (TAHUN 2017/2018)

Pada tahap ini perpustakaan menekankan pada aspek manajemen informasi, pemasyarakatan perpustakaan, dokumentasi dan informasi dan integrasi layanan yang nantinya melibatkan ukuran tiap kegiatan.

Pada tahap ini juga memperhatikan pengembangan layanan dan pengkajian perpustakaan, dokumentasi dan informasi dalam rangka memperhatikan perkembangan karir pustakawan

Adapun indikator keberhasilan rencana pada tahun ini adalah:

  1. Penerapan sistem organisasi dan manajemen sumber daya informasi dan perpustakaan sesuai dengan profesionalitas kepustakawanan.
  2. Penerapan sistem pelayanan di perpustakaan berdasarkan standar operasional yang terukur.
  3. Laporan rencana digitalisasi lokal konten.
  4. Bentuk digital lokal konten.
  5. Terbentuk kelompok pustakawan dan sekretariat internal yang berkaitan dengan prestasi kerja jabatan pustakawan.
  6. Laporan rencana pembuatan terbitan jurnal kepustakawanan.
  7. Diterbitkannya jurnal kepustakawanan.
  8. Disetujuinya mata kuliah tertentu di bidang perpusdokinfo yang memungkinkan pustakawan memberikan materi perkuliahan.

TAHAPAN KETIGA (TAHUN 2018/2019)

Tahapan ini menitikberatkan pada aspek-aspek kerjasama perpustakaan, pengembangan profesi, dan penunjang kegiatan kepustakawanan.

Tahapan ini juga menitikberatkan pada pengembangan gedung dan infrastruktur lainnya, dan evaluasi untuk merancang Rentra berikutnya.

Adapun indikator keberhasilan rencana pada tahun ini adalah:

  1. Pembangunan pengembangan tempat layanan perpustakaan dan pengadaan sarana infrastruktur pendukung.
  2. Laporan rencana kerjasama pada hal-hal yang memungkinkan dengan lembaga informasi lainnya.
  3. Terjadi kesepakatan kerjasama dengan lembaga informasi lainnya.

 

Curup,    Juli 2016.

Kepala,

Rhoni Rodin, S.Pd.I., M.Hum

NIP. 197801052003121004

VISI DAN MISI

VISI PERPUSTAKAAN

Visi:

“Menjadi perpustakaan yang mampu menyediakan kebutuhan informasi untuk kegiatan tridharma perguruan tinggi serta mewujudkan eksistensi perpustakaan secara global”

 

MISI PERPUSTAKAAN

Misi:

  • Membuat rancangan kegiatan pengembangan perpustakaan secara menyeluruh untuk 3 (tiga) tahun ke depan yang selanjutnya disebut RENSTRA (Rencana Strategis) untuk program jangka panjang.
  • Membuat rencana kegiatan pengembangan perpustakaan tahunan untuk 1 (satu) tahun ke depan yang selanjutnya disebut program jangka pendek.
  • Menerapkan sistem organisasi dan manajemen sumber daya informasi dan perpustakaan sesuai dengan profesionalitas kepustakawanan.
  • Meningkatkan SDM perpustakaan dengan pendidikan dan pelatihan.
  • Menerapkan sistem pelayanan di perpustakaan berdasarkan standar operasional yang terukur dan menciptakan produk unggulan.
  • Memperhatikan perkembangan prestasi kerja dan karir pustakawan.
  • Mengembangkan pemenuhan kebutuhan pemustaka terhadap sumber daya informasi melalui pemanfaatan perpustakaan secara optimal, promosi dan kerja sama.

STRUKTUR

Struktur Organisasi Perpustakaan
Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Curup

Kepala Unit Perpustakaan

:

Rhoni Rodin, S.Pd.I., M.Hum

Bidang Layanan Administrasi
Koordinator

:

Eke Wince, SE

Bidang Layanan Pakai

Koordinator

:

Hasni Hartati, A.Md

Staf

:

Idrus Salim, S.Pd.I (Urusan Layanan Sirkulasi)
Eka Apriani, M.Pd (Urusan Layanan Terbitan Berseri)

Dra. Eli Surwita (Urusan Layanan Penitipan)

Bidang Layanan Teknis Pengadaan dan Pengolahan
Koordinator

:

Rahmat Iswanto, S.Ag., SS., M.Hum

Staf

:

Muhammad Istan, M.Pd., MM (Urusan Penanganan dan Pencegahan)

Sulistyowati, A.Md (Urusan Penyiangan dan Evaluasi)

Romie R, S.Kom (Urusan Pemeliharaan Software dan Hardware)
Rika Nanda, S.Kom (Urusan Operasional Sistem Otomasi dan Jaringan, dan Urusan Layanan Tandon)

Arjuniah (Pengerakan)

Bidang Layanan Referensi

Koordinator

:

Drs. Murniyanto, M.Pd

Staf

:

Nirwana, S.Ag

Bidang Layanan Skripsi, Tesis dan Disertasi
Koordinator

:

Offiyardi, SE., M.Ak

Staf

:

Magdalena, S.Ag

 

Curup, 01 Juli 2016
Kepala Perpustakaan

Rhoni Rodin, S.Pd.I., M.Hum

CONTACT

Contact Information

Address : Jl. DR. AK. Gani No. 01 Po.Box 108  Curup Propinsi Bengkulu Indonesia 39113

Phone Number/Fax : (0732) 24649

Opening Hours

Monday – Thursday :

Open : 08.00 AM
Break : 12.00 – 13.00 PM
Close : 16.00 PM

Friday :

Open : 08.00 AM
Break : 11.00 – 13.00 PM
Close : 16.30 PM

Saturday :

Open : 08.00 AM
Close : 12.00 – 13.00 PM

SEJARAH PERPUSTAKAAN

Sejarah Perpustakaan STAIN Curup

Perpustakaan STAIN Curup lahir dari sejarah yang cukup panjang, bermula dari adalah kelas jauh dari Fakultas Syariah IAIN Raden Fatah Palembang atau dengan kata lain cabang IAIN Raden Fatah Pelembang di Curup. Maka mulai adanya kegiatan perkuliahan sebagai bagian dari IAIN Raden Fatah Palembang, maka eksistensi perpustakaanpun sudah ada. Pada tanggal 24 Agustus 1991 diresmikan gedung perkuliahan dan gedung perpustakaan. Adapun jumlah koleksi pada saat itu sangat terbatas.

Setelah Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Curup  berdiri sendiri berdasarkan Keputusan Presiden RI Nomor 11 tahun 1997, maka mulailah Perpustakaan membenahi kekuatan koleksi sesuai dengan kebutuhan civitas akademika STAIN Curup.

Pada tahun 2009, perpustakaan STAIN Curup memiliki gedung baru berlantai 1. Hingga sekarang perpustakaan STAIN Curup menggunakan gedung tersebut. Adapun koleksi yang dibina meliputi 10309 judul atau sebanyak  32816 eksemplar. Perpustakaan terus melakukan pembenahan di segala bidang layanan termasuk peningkatan kuantitas dan kualitas koleksinya.

Pada tahun 2010 hingga sekarang, Perpustakaan STAIN Curup telah menerapkan sistem layanan terotomasi yaitu menggunakan program SLims (Senayan Library Management System). Layanan Sirkulasi (peminjaman dan pengembalian) telah menggunakan sistem komputerisasi.

Adapun riwayat kepemimpinan Perpustakaan STAIN Curup sejak tahun 1997 yaitu tahun diresmikannya STAIN Curup sebagai berikut :

Tabel 2.1

Riwayat Kepemimpinan Perpustakaan STAIN Curup

No

Nama

Masa Jabatan

Ket.

1

Dra. Syahiroh

1997 – 2002

2

Beni Gustiawan, S.Ag

2002 – 2005

3

Syamsul Rizal, S.Ag., SS., M.Pd

2005 – 2008

4

Mabrursyah, S.Pd.I., S.IPI., M.HI

2008 – 2009

5

Rahmat Iswanto, S.Ag, SS., M.Hum

2010 – 2012

6

Rhoni Rodin, S.Pd.I., M.Hum

2013 – sekarang

                              Sumber: Adminstrasi Perpustakaan STAIN Curup tahun 2016

Keanggotaan

Adapun jenis keanggotaan yang ada di Perpustakaan STAIN Curup, yaitu:

Tabel. 2.5

Jenis Keanggotaan Perpustakaan

NO.

JENIS ANGGOTA

SYARAT

HAK

SANKSI

1

Mahasiswa Mempunyai Kartu Identitas Mahasiswa Terpadu Pinjaman 2 eks./4 hari
  1. Keterlambatan membayar denda sesuai peraturan;
  2. Kehilangan buku, harus mengganti dengan yang sama atau uang seharga buku tersebut;
  3. Pencurian/perusakan akan diproses secara kelembagaan;

2

Dosen Mendaftar Langsung Pinjaman 10 eks./30 hari

3

Karyawan Mendaftar Langsung Pinjaman 10 eks./30 hari

4

Berekomendasi

Mahasiswa yang membuat tugas akhir

Pinjaman 4 eks./10 hari

Jenis Layanan

 

Adapun jenis layanan yang ada di Perpustakaan STAIN Curup dapat dilihat pada tabel berikut:

Tabel 2.6

Jenis Layanan Perpustakaan

NO.

JENIS LAYANAN

SISTEM

WAKTU LAYANAN

KETERANGAN

1

Sirkulasi Open Access Senin – Kamis

08.00 – 11.30

12.00 – 13.00 (istirahat)

13.00 – 15.30

Jum’at

08.00 – 11.00

11.30 – 13.30 (istirahat)

13.30 – 16.00

Sabtu

08.00 – 12.00Petugas merapikan pekerjaan masing-masing setiap 30 menit sebelum waktu istirahat dan 30 menit sebelum waktu pulang.

2

ReferensiOpen Access

3

Karya IlmiahOpen Access

4

Terbitan berseri

 

-       Koran

-       Majalah

-       JurnalOpen Access

5

InternetHot Spot

6

Audio VisualOpen Access

7

PotokopiClosed Access

8

TandonClosed Access